Lembaga Karate-Do Indonesia (LEMKARI) Pengurus Provinsi Jawa Barat. Wadah pembinaan bela diri karate berlandaskan kedisiplinan, persaudaraan, dan semangat bushido.
LEMKARI (Lembaga Karate-Do Indonesia) adalah salah satu perguruan karate terbesar di Indonesia yang bernaung di bawah FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia).
Pengprov LEMKARI Jawa Barat berkomitmen untuk tidak hanya mencetak atlet berprestasi di kancah daerah maupun nasional, tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki karakter jujur, disiplin, dan berjiwa ksatria.
Pengcab Kota/Kab
Dojo Aktif
Kami menyelenggarakan berbagai program pembinaan berjenjang untuk memastikan perkembangan teknik dan mental para Karateka secara optimal.
Latihan rutin yang diselenggarakan di masing-masing Dojo (tempat latihan) di bawah naungan Lemkari. Fokus pada pemahaman dasar Karate (Kihon), keindahan jurus (Kata), dan teknik pertarungan dasar (Kumite).
Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) adalah Training Center khusus bagi kohai (murid) berbakat. Dirancang khusus dengan porsi fisik dan strategi bertanding yang berat untuk mencetak atlet profesional.
Evaluasi wajib yang diselenggarakan setiap 6 bulan sekali untuk mengukur penyerapan materi latihan. Ujian ini menguji daya ingat gerakan (Kata), stamina, dan aplikasi pertarungan sebelum dinyatakan layak naik sabuk.
Kegiatan latihan gabungan berskala besar yang biasanya dilakukan di alam terbuka (pantai, gunung, atau asrama). Menjadi ajang silaturahmi, penyeragaman teknik, sekaligus ujian mental yang keras.
Potret semangat, perjuangan, dan kebersamaan keluarga besar Karate-Do Indonesia Provinsi Jawa Barat.
Gedung Olahraga, Bandung
Pangandaran, Jawa Barat
Sumpah Karate bukanlah sekadar hafalan, melainkan pedoman hidup dan filosofi yang harus diamalkan oleh setiap Karateka dalam kehidupan sehari-hari.
Membentuk sikap mental yang tangguh dan mulia. Seorang karateka dituntut untuk senantiasa memperbaiki diri, menjaga akhlak, dan menjunjung tinggi kehormatan agar menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat.
Mengedepankan integritas dalam setiap tindakan. Karateka dididik untuk selalu berkata benar, menepati janji, setia kepada kebenaran, dan bertindak jujur baik di dalam Dojo maupun di kehidupan nyata.
Memiliki semangat pantang menyerah (Bushido) dan dedikasi tinggi. Tidak mudah putus asa saat menghadapi kesulitan, serta selalu memberikan usaha maksimal untuk mencapai hasil terbaik dalam segala hal.
Karate dimulai dan diakhiri dengan penghormatan (Rei). Karateka wajib menghormati orang tua, guru (Senpai/Sensei), sesama praktisi, dan bersikap santun kepada siapa saja tanpa memandang status.
Mampu mengendalikan amarah dan emosi negatif. Kemampuan beladiri pantang digunakan untuk pamer, menindas yang lemah, atau memicu keributan. Karateka sejati hanya menggunakan kemampuannya untuk membela diri dan menjaga kedamaian.
Kami siap membantu Anda. Silakan hubungi kami untuk informasi pendaftaran anggota, pencarian lokasi Dojo terdekat, atau keperluan administrasi lainnya.
Jalur khusus untuk respon cepat seputar pendaftaran anggota baru atau kendala registrasi Dojo.
Chat Sekarang